Internet Protocol

January 14th, 2006

Tanggal: 14 Nov 2005
Sumber: PC Media Edisi 11/2005, 02 Nov 2005

Techraya, Sernua pecinta komputer kini semakin tahu bahwa alamat IP merupakan komponen terpenting dalam terciptanya komunikasi data antarperangkat komputer. Dengan menggunakan sistem pengalamatan ini, anda bisa berkomunikasi dengan orang di belahan dunia manapun. Sistem pengalamatan IP tampaknya memang sudah mendominasi proses komunikasi data di dunia, meskipun cukup banyak juga tersedia
sistem pengalamatan yang lain seperti IPX, appletalk, dan banyak lagi. Mulai dari jaringan komunikasi data antardua PC sampai komunikasi antarnegara dan benua, kini tidak ragu lagi untuk mengandalkan sistem pengalamatan ini.
Alamat IP dapat dianalogikan sebagai alamat rumah Anda. Ketika seseorang ingin mengirimkan paket untuk Anda, yang pertama dicarinya adalalah alamat rumah Anda. Alamat rumah anda ini harus benar-benar spesifik agar si pengirim tidak keliru dalam mengantarkan paket tersebut. Setelah alamat rumah Anda didapat oleh sipengirim dengan benar, paket untuk Anda mungkin akan segera sampai ke tangan Anda selama proses rnembawanya tidak bermasalah.

Begitu pula yang terjadi dengan sistem pengalamatan IP. Proses pengirimannya pasti
akan membutuhkan alamat IP sumber (Source) dan alamat IP tujuan (Destination). Alamat yang spesifik dari PC atau perangkat komputer Anda sangat dibutuhkan untuk dapat menghantarkan paket-paket data dengan benar. Setelah semuanya beres, jika tidak ada masalah dengan media penghubungnya atau masalah pengaturan jalannya, maka hampir dapat dipastikan paket data Anda sampai dengan selamat di PC Anda.

Karena alamat IP ini cukup penting fungsinya, maka tidak ada salahnya
mencari tahu berapa sih sebenarnya alamat IP yang Anda gunakan sehari-hari? Berapa sih alamat IP yang Anda dapatkan ketika terkoneksi ke Internet? Berapa sib alamat IP yang Anda gunakan melakukan sharing file di dalam LAN anda? Siapa pemilik resmi dari alamat-alamat IP ini? Siapa yang mengurus semua pengalamatan ini? Semua , mengenai alamat IP Anda cukup menarik untuk diketahui dan relative tidak sulit. Bahkan bukan hanya cukup menarik saja, namun informasi detail alamat IP sering kali digunakan sebagai bahan penyelidikan terhadap kasus-kasus kejahatan, korupsi, penipuan, dan kasus-kasus serius lainnya.

Sekilas tentang lP
Sistem pengalamatan IP secara logika-nya adalah kumpulan angka yang dijadikan satu kesatuan membentuk sebuah pola pengalamatan. Sistem pengalamatan IP yang saat ini banyak digunakan adalah sistem pengalamatan IP versi 4 atau yang sering disingkat dengan IPv4. Sedangkan yang direncanakan untuk digunakan pada masa yang akan datang adalah IP versi 6 atau IPv6.

Alamat IPv4 tersusun atas 32 bit angka satuan biner yang dibagi menjadi empat bagian. Jika keempat bagian ini dikombinasikan menjadi sebuah sistem pengalamatan, maka Anda akan mendapatkan kombinasi angka sebanyak 232 atau sama dengan 4.294.967.295 kombinasi alamat IP.
Satu bagian terdiri dari 8 bit angka satuan biner, yang sering disebut dengan istilah satu oktet. Setiap oktet dipisahkan oleh sebuah titik dan setiap oktet biasanya ditulis dalam bilangan satuan desimal. Jadi format alamat IP sering disebut juga dengan istilah dotted decimal. Contoh penulisan alamat IP adalah 192.168.100.1. Setiap oktet memiliki nilai maksimal, yaitu 255.255.255.255. Jadi dengan demikian, alamat IPv4 memiliki jumlah alamat mulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.

Sistem pengalamatan IPv6 baru dimulai penggunaannya pada tahun 1999. Sistem pengalamatan versi yang lebih baru ini belum banyak digunakan saat ini karena masih belum terlalu mendesak kebutuhannya. Alamat IPv6 tersusun dari 128 bit angka satuan biner dan dinotasikan dalam bentuk bilangan hexadecimal. Contoh penulisan alamat IPv6 ini adalah 1080:0000:0000:0000:0008:0800:200C:417A. Dengan demikian, jumlah alamat yang akan didapat dari kombinasinya adalah sebanyak 2128 atau sebanyak 34.028.236.692.093.846.346.337.460.743.177 kombinasi alamat. Jumlah yang menakjubkan, bukan?

Siapa Pengatur Alamat IP?

Sistem pengalamatan IPv4 secara resmi digunakan pada tanggal 1 Januari 1983. Sistem pengalamatan ini dicetuskan, dibentuk, dan kini diatur secara garis besar olah sebuah organisasi yang bernama IANA {Internet Assigned Numbers Authority). Namun, organisasi ini hanya bersifat sebagai pengatur prinsip pada level protokol serta penjaga database informasi pengguna IP seluruh dunia saja. Hak-hak pengaturan peng-gunaan IP untuk didistribusikan ke pengguna ditangani oleh suborganisasi IANA. Suborganisasi ini sering disebut dengan istilah Regional Internet Registries (RIR).

Saat ini, sudah ada lima organisasi yang bertindak sebagai RIR, yaitu APNIC (mengurusi regional Asia/Pasifik), ARIN (regional Amerika utara dan Afrika bagian Selatan), LACNIC (regional Amerika Latin dan Kepulauan Karibia), AfriNIC (regional Afrika), dan RIPE (regional Eropa dan area sekitarnya). Kelima RIR inilah yang bertindak sebagai distributor alamat IP ke pengguna di seluruh dunia. Mereka juga menyimpan database informasi seluruh penggunanya untuk masing-masing region. Selain itu, mereka juga berhak menentukan peraturan-peraturan mengenai penggunaan IP di regionnya.
Semua RIR ini biasanya mempunyai perwakilan lagi di masing-masing negara. Misalnya, di Indonesia diwakili oleh organisasi APJII (Asosiasi Penye-lenggara Jasa Internet Indonesia). Jadi jika ingin memiliki alamat IP sendiri, Anda bisa mengurusnya ke perwakilan RIR terdekat, namun dengan syarat-syarat yang sudah terpenuhi.
Bagaimana Melihat Alamat IP di Perangkat Anda?

Setiap perangkat komputer yang terkoneksi ke jaringan, baik LAN maupun Internet, hampir dapat dipastikan akan menggunakan bantuan IP sebagai sarana komunikasinya. Memang sistem peng-alamatan ini telah diakui dan dipilih sendiri oleh seluruh masyarakat dunia yang menggunakannya.

Untuk mengetahui berapa alamat IP yang Anda gunakan pada perangkat PC sangatlah mudah. Anda tidak perlu kuliah bertahun-tahun hanya untuk melihat dan mengerti alamat IP yang saat ini Anda gunakan. Cara melihatnya pun biasanya tergantung pada operating system yang Anda gunakan. Cara melihat alamat IP di operating system Windows tentu akan berbeda dengan yang Anda lakukan di Linux atau di MacOS misalnya. Semua operating system pasti menyediakan fasilitas untuk itu.

Di dalam Windows, Anda dapat melihatnya dengan menggunakan dua cara. Pertama, ketikkan saja perintah “ipconfig /all” pada halaman command prompt milik Windows, maka Anda akan mendapatkan informasi lengkap seputar pengaturan IP di komputer Anda. Alamat IP di komputer Anda yang menggunakan operating system Windows juga bisa dilihat dengan membuka halaman Network Properties dan meneliti koneksi mana yang sedang aktif. Di dalam jendela informasinya, Anda akan mendapatkan informasi lengkap sekaligus melakukan pengubahan pengaturannya. Atau jika tidak mau repot membuka-buka menu, Anda tinggal mengunjungi situs http:// www. whatismyip.com. Di dalamnya, Anda bisa melihat alamat IP yang Anda gunakan untuk melakukan browsing.

Bagaimana Mengetahui Informasi Detail Alamat IP?

Setelah mengetahui berapa alamat IP yang Anda dapat atau berapa alamat IP lawan komunikasi Anda, sebenarnya Anda masih bisa mengorek lagi detail alamat IP tersebut. Informasi administratif dari alamat IP bisa Anda dapatkan dengan mudah.
Informasi administratif adalah informasi mengenai siapakah yang mendapatkan hak penuh dalam mengatur penggunaan alamat IP tersebut, siapa yang teregistrasi secara sah dalam badan pengatur IP internasional, ke mana alamat yang bisa Anda hubungi jika alamat IP tersebut bermasalah, dan banyak lagi. Semua informasi ini akan sangat berguna untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut siapa dan di manakah lawan komunikasi Anda. Untuk mengetahuinya, Anda cukup mengunjungi situs-situs RIR yang didalamnya tersedia pencarian database informasi tersebut. Sistem database informasi ini sering disebut dengan istilah Whois database. Misalnya, Anda ingin mengetahui IP 202.155.108.1 itu milik siapa, langkah pertama adalah mengunjungi situr RIR terdekat Anda (kunjungi situs APNIC jika berada di Indonesia). Setelah itu, Anda dapat memasukkan alamat IP yang ingin dicari infonya. Jika IP tersebut merupakan
”Jatah” dari APN1C, maka informasinya segera ditampilkan. Namun jika IP tersebut bukan berada di region Asia/Pasifik, maka Anda akan di-”refer” menuju ke situs RIR yang lain.
Dari informasi yang ditampilkan anda akan mendapatkan keterangan lengkap organisasi pemilik sahnya, contact person, alamat e-mail sah, nomor telepon, dan banyak lagi. Biasanya informasi ini sering digunakan untuk penyelidikan kejahatan melalui internet, melakukan komplain terhadap attack-attack yang berasal dari internet ke jaringan Anda, dan banyak lagi.
Berapa IP Anda?

Jika ditanya berapa alamat IP Ai mungkin sekarang Anda sudah menjawabnya dengan mudah karena mengetahui alamat IP yang digunakan memanglah tidak sulit. Namun, pertanyaan penting ini akan cukup sering dilontarkan ketika Anda sudah banyak berhubungan dengan dunia LAN dan Internet. Melakukan troubleshooting, menjalankan aplikasi, melakukan transfer data, akan menjadi lebih mudah dengan mengetahui alamat IP tujuan Anda.
Jika ditanya lebih detail lagi mengenai siapa pemilik resmi dari IP yang Anda gunakan, ISP mana yang bertanggungjawab atas IP ini, dan dari mana sebuah alamat IP berasal, seharus Anda juga sudah bisa menjawab dengan mudah karena semua informasinya bisa Anda dapatkan juga dengan mudah di situs-situs referensi. Jadi, berapa IP Anda saat ini?.

Entry Filed under: Berita Teknologi, Internet Activity

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

May 2012
M T W T F S S
« Aug    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts